November 2 danangjp 0Comment

7. Pantai Batu Mejan di Canggu

Pantai ini beberapa tahun lalu adalah pantai tersembunyi dengan warung-warung sederhana di pinggirnya. Pantai ini begitu indah sampai-sampai sekarang, di sekelilingnya penginapan mewah dan villa berlomba-lomba dibangun untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang hendak menikmati pantai ini.

Selain terkenal dengan ombaknya yang dicari para peselancar, pantai Batu Mejan juga terkenal karena adanya tempat-tempat makan yang langsung menghadap ke pantai yang menawarkan aneka makanan dan tentunya pemandangan yang eksotis terutama di sore hari saat matahari mulai tenggelam. Restoran di tempat ini umumnya menawarkan menu BBQ yang tentunya amat cocok dinikmati di tepi pantai sambil memandang matahari yang tenggelam dan mendengar deru ombak yang memukul-mukul batu karang.

Bagi yang suka berselancar dan mencari ombak di pagi hari, jangan takut, tempat-tempat makan di pantai ini juga menawarkan menu sarapan dengan harga yang tidak membuat kantong bolong.

8. Pantai Lovina di Singaraja

Pantai yang sederhana ini begitu terkenal karena setiap pagi saat matahari mulai menyingsing, kawanan lumba-lumba biasa muncul di pantai ini.

Walau untuk melihatnya, kita perlu merogoh kocek cukup dalam, tapi pengalaman “mengejar-ngejar” lumba-lumba dengan perahu bersama ratusan wisatawan lain tentu sangat menarik dan tidak boleh dilewatkan.

Biasanya penginapan-penginapan di sekitar pantai ini menawarkan pemesanan tempat duduk di  perahu sehari sebelumnya. Jadi jangan lupa untuk memesan perahu agar tidak melewatkan pengalaman seru ini.

9. Pantai Perasi di Kabupaten Karangasem

Lagi-lagi sebuah pantai yang masih perawan di Bali. Lokasinya berada di sekitar wilayah Candi Dasa. Perjalanan menuju pantai ini amat menantang. Mulai dari perbukitan dengan pepohonan yang sangat rimbun, hingga jalanan desa nan terjal harus dilalui untuk menemukan pantai yang satu ini.

Pantai yang satu ini memang benar-benar indah. Letaknya yang terpencil menjadikan pantai ini bak secuil surga yang tertinggal di bumi. Pasirnya yang putih, airnya yang jernih, juga desa kecil yang ikut mempercantik suasana pantai kecil ini sunggu mempesona.

Pantai ini bisa dibilang memiliki fasilitas yang cukup memadai. Ada beberapa kafe dan restoran di sekitarnya yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga yang murah. Ada juga penyewaan kursi untuk berjemur dan bersantai.

Kalau sudah sampai di pantai ini, pasti akan lupa dengan perjalanan jauh yang cukup menantang untuk mencapainya.

10. Pantai Amed di Tulamben

Pantai ini berada cukup jauh dari kota Denpasar. Bila bermobil akan memakan waktu sekitar dua sampai tiga jam. Namun jangan khawatir, perjalanan menuju ke pantai ini bukanlah perjalanan yang membosankan. Kita akan disuguhi pemandangan yang menarik, dari pepohonan yang rindang, hingga desa-desa kecil yang tertata rapi di sepanjang jalan. Udara menuju ke pantai inipun cukup sejuk sehingga perjalanan akan sangat nyaman.

Pantai Amed adalah salah satu destinasi yang sangat terkenal bagi penggemar selam atau diving karena di tempat ini terdapat peninggalan berupa bangkai kapal perang Jepang yang karam dan kini menjadi tempat bagi ribuan jenis biota laut. Tentu ini sangat menarik untuk dinikmati baik dengan cara menyelam maupun sekedar bersnorkeling di atasnya.

Menyelam ke bangkai kapal Jepang ini adalah pengalaman yang tak terlupakan. Letaknya yang berada di sekitar 10 meter dari pantai dengan kedalaman 20 meter adalah sangat menantang keberanian. Namun begitu sampai di spot itu, maka hanya kekaguman yang akan terlintas di kepala.

Fasilitas di sekitar pantai ini juga sudah sangat memadai. Mulai dari penginapan sederhana maupun villa, restoran, maupun pusat-pusat selam (diving center).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *