January 23 danangjp 0Comment

IMG_3268k

Jaman sekarang, sebuah restoran tidak hanya dituntut untuk mempunyai hidangan yang lezat dan menggugah selera, tapi juga pemandangan indah, dan tentunya pelayanan yang baik. El Kabron adalah salah satu restoran yang pernah saya datangi dan memenuhi semua nilai tadi.

Suasana bagian dalam El Kabron.
Suasana bagian dalam El Kabron.

Terletak di daerah Pecatu – Bali (+/- 30 menit perjalanan bermobil dari bandara internasional Ngurah Rai), perjalanan menuju ke El Kabron adalah petualangan tersendiri. Letaknya yang cukup terpencil dan jalanan menuju ke sana yang berkelok, dengan turunan dan tanjakan tajam, membuat rasa penasaran akan restoran ini makin menjadi-jadi.

Cous cous vegetal setas en tempura y romesco - Kuskus dengan jamur goreng tepung Rp. 80.000,-
Cous cous vegetal setas en tempura y romesco – Kuskus dengan jamur goreng tepung Rp. 80.000,-

Ketika sampai, saya langsung disambut oleh seorang penerima tamu yang ramah dan menanyakan apakah saya akan duduk di sisi luar ruang atau dalam. Ini rupanya sangat penting karena ada perbedaan minimum pembelian per orang untuk yang duduk di luar atau di dalam ruangan. Bagi yang ingin duduk di luar (Cliff Club) dengan pemandangan memesona dari tebing yang langsung mengarah ke laut lepas serta kolam renang kecil yang didesain menyerupai pantai, harus merogoh kantong minimal Rp. 300.000,- per orang. Sedang yang hanya ingin makan dan ngobrol santai saja serta duduk di area restoran dalam ruangan, perlu merogoh kocek minimal Rp. 200.000,- per orang. Mahal ya!

Croquetas de marisco - Kroket isi seafood Rp. 80.000,-
Croquetas de marisco – Kroket isi seafood Rp. 80.000,-

Dari sisi makanan, El Kabron menyajikan hidangan khas Spanyol yang kebanyakan adalah tapas alias makanan kecil. Tapi jangan salah, walau porsinya kecil, harganya tidak kecil. Jadi tidak perlu khawatir kalau minimum pembeliannya tidak tercapai.

Makanan utama yang paling menarik bagi saya adalah paella. Ini adalah hidangan khas Spanyol berupa nasi yang dimasak bersama bahan-bahan lain di sebuah wajan datar berukuran besar, yang kemudian pada saat penyajian, wajan besar itu ikut naik ke atas meja. Dan ketika harus memilih dari sekian banyak paella yang ada di menu, saya langsung memilih paella seafood yang dimasak dengan tinta cumi-cumi. Menurut saya, jenis paella inilah yang paling enak karena aroma khas seafoodnya sangat terasa.

Paella dengan minimum pemesanan 2 orang (Rp. 160.000.-/orang)
Paella dengan minimum pemesanan 2 orang (Rp. 160.000.-/orang)

Minumanpun tidak kalah mahalnya. Minuman ringan dihargai Rp. 30.000,- Bir kecil Rp. 45.000,- Sedangkan untuk jus Rp. 45.000,- sampai Rp. 55.000,-

Tapi memang kebanyakan orang datang ke El Kabron untuk menikmati pemandangannya. Pecatu yang terkenal indah saat matahari tenggelam menjadi lebih indah ketika dilihat dari El Kabron. Jadi, bila ke Bali dan memang ingin menikmati suasana pantai dari atas tebing terpencil sambil duduk santai di tempat yang ekslusif, El Kabron boleh dicoba!

IMG_3225k
Meja bar di ruang dalam.

 

El Kabron
Jl. Pantai Cemongkak
Pecatu – Bali 80571
Telp: +62-361 780-34-16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *